Cara Pemberian Vaksin Campak

Bagaimana cara penyuntikan campak imunisasi?

Vaksin campak tersedia dalam bentuk suntikan dan diberikan secara subkutan (suntikan bawah kulit). Suntikan subkutan pada bayi dapat diberikan pada paha bagian atas atau bisa juga pada lengan atas untuk anak yang lebih besar. Umumnya, memang imunisasi ini disuntikkan di lengan atas kanan atau kiri. via

Di mana lokasi pemberian imunisasi campak?

Vaksin campak diberikan langsung di fasilitas kesehatan oleh dokter atau tenaga kesehatan di bawah pengawasan dokter. Vaksin campak disuntikkan ke otot (intramuskular/IM) atau di bawah kulit (subkutan/SC). Pada anak-anak, vaksin campak disuntikkan di otot deltoid yang terletak di lengan atas. via

Berapa dosis imunisasi campak?

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis tunggal 0.5 mL disuntikan secara subkutan, diberikan pada anak 9 bulan. Dalam keadaan wabah, imunisasi dapat dilakukan mulai anak 6 bulan, suntikan ulangan 6 bulan kemudian dengan 1 dosis 0.5 mL secara subkutan. via

Apa efek samping imunisasi campak?

Efek samping vaksin MR yang sering terjadi adalah demam ringan, ruam, bengkak ringan, dan nyeri di area imunisasi. Efek tersebut adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. via

Normalkah bayi tidak demam setelah imunisasi campak?

Tidak semua anak akan mengalami demam setelah imunisasi karena tergantung dari jenis vaksin yang diberikan serta respon dari anak tersebut. Demam atau tidaknya setelah imunisasi tidak berhubungan dengan efektif atau tidaknya suatu imunisasi. via

Jika seorang bayi menderita campak sebelum diimunisasi campak apakah bayi tersebut perlu di imunisasi campak setelah dia sembuh?

Jika anak sudah benar-benar pernah terinfeksi campak, maka tidak perlu diberikan vaksin campak lagi. Hal ini dikarenakan setelah terinfeksi campak, secara otomatis akan terbentuk kekebalan spesifik terhadap campak yang dapat bertahan lama dalam tubuh. via

Leave a Reply

Your email address will not be published.