Bhinneka Tunggal Ika Terdapat Dalam Kitab

Bhineka Tunggal Ika tertulis dalam kitab dan karangan siapa pada masa Kerajaan Majapahit?

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika pertama kali diungkapkan oleh Mpu Tantular dalam kitabnya, kakawin Sutasoma. Dalam bahasa Jawa Kuno kakawin artinya syair. Kakawin Sutasoma ditulis pada tahun 1851 dengan menggunakan aksara Bali, namun berbahasa Jawa Kuno. via

Terdapat dalam kitab apa kata Bhineka Tunggal Ika?

Kakawin Sutasoma merupakan kitab yang dikutip oleh pendiri bangsa Indonesia dalam merumuskan semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu “Bhinneka Tunggal Ika”. via

Dimana bisa kita jumpai istilah Bhinneka Tunggal Ika pada zaman Majapahit?

Kutipan frasa Bhinneka Tunggal Ika terdapat dalam Kakawin Sutasoma pada pupuh 139 bait 5, berikut bunyinya. via

Kata Bhineka Tunggal Ika berasal dari kitab apa dan siapa pengarangnya?

Pameran digelar di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, dari tanggal 2 s.d. 15 Juni 2017. Salah satu benda bersejarah yang dipamerkan dalam pameran tersebut adalah Kakawin Sutasoma atau Kitab Sutasoma asli karya Mpu Tantular, yang menjadi sumber inspirasi dirumuskannya semboyan negara “Bhinneka Tunggal Ika”. via

Siapa pengarang kitab Sutasoma pada masa Kerajaan Majapahit?

Kitab Sutasoma ditulis dalam Bahasa Jawa kuno oleh Mpu Tantular pada akhir abad ke-14 pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Kitab ini menggambarkan toleransi beragama yang sudah lama terjalin di Kerajaan Majapahit. Semangat toleransi ini kemudian dijadikan semboyan bangsa Indonesia. via

Pada masa Kerajaan apakah semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

SEJARAH semboyan bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika dimulai sekitar abad ke-14 pada masa Kerajaan Majapahit. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika terdapat dalam kitab kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular yang digubah pada masa kekuasaan Raja Rajasanagara Majapahit yang tersohor yaitu Hayam Wuruk. via

Leave a Reply

Your email address will not be published.